Rentang Aliran: 2 ~ 720m³/H. Kisaran Kepala: 5 ~ 125m Suhu yang berlaku:...
Pompa pipa adalah mesin sentrifugal khusus yang dirancang untuk dipasang langsung di dalam sistem perpipaan untuk meningkatkan tekanan fluida dan mengatasi hambatan gesekan dalam jarak jauh. Tidak seperti pompa hisap ujung standar, pompa pipa sering kali memiliki desain sejajar di mana flensa hisap dan pelepasan disejajarkan pada sumbu horizontal atau vertikal yang sama. Konfigurasi ini memungkinkan tapak yang ringkas dan menyederhanakan proses pemasangan di pabrik industri, sistem air kota, dan jalur transportasi minyak. Pompa bekerja dengan mengubah energi kinetik rotasi dari motor menjadi energi hidrodinamik, memaksa cairan melewati impeler dan masuk ke saluran pembuangan dengan head yang jauh lebih tinggi.
Efisiensi unit-unit ini sangat ditentukan oleh geometri impeler dan ketepatan jarak bebas internal. Di lingkungan dengan permintaan tinggi, pompa pipa seringkali bertingkat, yang berarti mereka menggunakan beberapa impeler secara seri untuk mencapai tekanan tinggi yang diperlukan untuk memindahkan cairan kental atau mengangkut air melintasi ketinggian yang berbeda-beda. Memahami Kecepatan Spesifik (Ns) dan Net Positive Suction Head Required (NPSHr) sangat penting bagi para insinyur untuk mencegah kavitasi, yang dapat mengikis komponen internal dan menyebabkan kegagalan sistem yang parah.
Pemilihan konfigurasi yang tepat bergantung pada sifat fluida, batasan ruang, dan laju aliran yang diperlukan. Tabel berikut menguraikan perbedaan utama antara struktur pompa pipa vertikal dan horizontal yang umum digunakan di industri.
| Fitur | Pompa Sebaris Vertikal | Pompa Kotak Terpisah Horisontal |
| Kebutuhan Ruang | Minimal; cocok dengan pipa yang ada. | Penting; membutuhkan ruang lantai khusus. |
| Kemudahan Perawatan | Kompleks; sering membutuhkan pelepasan motor. | Tinggi; casing atas dapat dilepas dengan mudah. |
| Kemampuan Tekanan | Rendah hingga Sedang. | Tinggi ke Sangat Tinggi. |
| Aplikasi Utama | HVAC dan Sirkulasi Air. | Saluran Pipa Minyak dan Irigasi Skala Besar. |
Untuk memastikan aliran fluida yang stabil ke dalam pipa pompa, pipa hisap harus dirancang untuk meminimalkan turbulensi. Hal ini biasanya melibatkan penggunaan pipa lurus dengan panjang setidaknya lima sampai sepuluh kali diameter pipa sebelum saluran masuk pompa. Menggunakan peredam eksentrik dengan sisi datar di atas dapat mencegah terbentuknya kantong udara, yang penting untuk mempertahankan prime yang berkelanjutan dan melindungi segel mekanis agar tidak kering.
Penyelarasan yang tepat antara poros pompa dan penggerak motor tidak dapat dinegosiasikan. Bahkan sedikit ketidaksejajaran dapat menyebabkan getaran berlebihan, yang mempercepat keausan bantalan dan menyebabkan kebocoran segel. Pengaturan industri modern menggunakan alat penyelarasan laser untuk mencapai toleransi dalam mikron. Analisis getaran rutin berfungsi sebagai alat pemeliharaan prediktif, yang memungkinkan operator mengidentifikasi ketidakseimbangan atau kerusakan bantalan sebelum menyebabkan waktu henti yang tidak direncanakan.
Strategi pemeliharaan proaktif adalah cara paling efektif untuk memperpanjang umur layanan pompa pipa. Operator harus mematuhi jadwal ketat yang membahas bidang-bidang utama berikut: